Kadang saya berpikir, adakah ambisi penaklukan itu mesti ada?
Oke, saya lupa nama tempat kedua yang saya kunjungi pada saat DMZ Tour. Tapi tempat kedua ini adalah tempat yang saya suka, karena--walaupun melalui teropong--saya bisa melihat Korea Utara.
Perbatasan yang diam. Dibatasi oleh sungai dan hutan, perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan seakan menggambarkan dinginnya relasi di antara mereka. Jikalau saya terbiasa dengan bisingnya Seoul sehari-hari, maka saya melihat sepinya Korea Utara. Tentu saja yang saya lihat bukanlah pusat kota--Pyeongyang--namun tetap saja sepi saya rasa.
![]() |
| Di sinilah kita bisa melihat Korea Utara melalui teropong. Sayang tidak diperbolehkan mengambil foto lebih dekat |












