Entah kenapa, setiap saya berbincang dengan teman Jepang saya, Yuki namanya, sembari menikmati secangkir kopi, salah satu di antara pembicaraan kami selalu berkaitan dengan perang. Meskipun terkendala bahasa--terkadang bahasa perang itu rumit--namun hal itu tak membuat pembicaraan di antara kami padam.
Sore ini saja, selepas belajar bahasa korea--di mana kami tidak mengikuti kelas musim panas sehingga harus me-review kembali pelajaran yang sudah kami dapat--, kami menyempatkan diri untuk menikmati secangkir kopi. Di tengah panasnya udara Seoul tadi sore, dan di tengah jemunya kami yang sedang belajar...
Dengan Yuki, entah kenapa saya selalu bisa berbicara banyak, tentang apa saja. Biasanya pembicaraan kami dimulai dengan masalah perkuliahan yang semester lalu kami jalani, lalu pembicaraan mengalir dan berliku-liku...
Wanna More.?









